Desa Inegena
Kecamatan Bajawa Utara, Kabupaten Ngada
PERKUAT KETAHANAN PANGAN PEDESAAN
INEGENA, BAJAWA UTARA — Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) bekerja sama dengan Pemerintah Desa Inegena resmi meluncurkan Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Desa Inegena, Kecamatan Bajawa Utara, Kabupaten Ngada. Program ini menjadi langkah strategis pemerintah pusat dalam memperluas areal tanam sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat di wilayah pedesaan.Kepala Desa Inegena, Wilfridus Welo Ngala, menyambut baik dan mengapresiasi penuh dukungan dari Kementan RI.
Menurutnya, program ini merupakan jawaban nyata atas kerinduan masyarakat petani lokal untuk memiliki lahan persawahan yang lebih produktif dan tertata. Mengubah Lahan Tidur Menjadi Sumber Pangan Desa Inegena memiliki potensi ketersediaan air dan topografi tanah yang sangat memungkinkan untuk pengembangan sawah baru.
Melalui program ini, areal yang sebelumnya merupakan lahan tidur atau belum tergarap maksimal mulai dibuka dan disiapkan menjadi petak-petak sawah siap tanam."Atas nama masyarakat Desa Inegena, kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pertanian RI. Program cetak sawah rakyat ini bukan hanya membuka lahan baru, tetapi membuka jalan peningkatan ekonomi dan kesejahteraan para petani kami," ujar Kepala Desa Inegena, Wilfridus Welo Ngala, di sela-sela peninjauan lokasi.
Dukungan Fasilitas dari Kementerian Pertanian Melalui skema Cetak Sawah Rakyat ini, Kementan RI memfasilitasi berbagai tahapan penting pembangunan lahan pertanian baru, di antaranya:
- Pembersihan dan Pemeringkatan Lahan (Land Clearing & Levelling): Menggunakan alat berat untuk meratakan struktur tanah agar siap ditanami padi.
- Pembangunan Sarana Irigasi: Membangun saluran distribusi air dari sumber terdekat menuju area persawahan warga.
- Bantuan Sarana Production (Saprotan): Penyediaan benih padi unggul, pupuk, serta pendampingan teknis secara intensif oleh Petugas Penyuluh Lapangan (PPL).
Komitmen Gotong Royong Masyarakat Wilfridus Welo Ngala juga menegaskan komitmen Pemdes Inegena dan seluruh warga untuk mengawal serta menjaga keberlanjutan program ini secara bergotong royong.
Diharapkan, setelah seluruh cetak sawah rampung, Desa Inegena mampu meningkatkan indeks pertanaman dan bertransformasi menjadi salah satu lumbung pangan baru di Kecamatan Bajawa Utara.


