Desa Inegena
Kecamatan Bajawa Utara, Kabupaten Ngada
PENINGKATAN AKSES PERTANIAN
Kades Inegena Wilfridus Welo Ngala Genjot Infrastruktur, Pengerjaan Jalan Usaha Tani Malapau–Moradoa Resmi Dimulai Menggunakan Dana Desa 2026 INEGENA — Pemerintah Desa Inegena, Kecamatan Bajawa Utara, Kabupaten Ngada, kembali menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pertanian.
Pada tahun anggaran 2026 ini, Kepala Desa Inegena, Wilfridus Welo Ngala, memimpin langsung dimulainya pengerjaan proyek strategis pembukaan dan peningkatan Jalan Usaha Tani (JUT) Malapau–Moradoa. Proyek infrastruktur pedesaan ini dibiayai sepenuhnya melalui alokasi Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2026. Langkah ini diambil sebagai jawaban atas kebutuhan mendesak para petani setempat yang selama ini mengalami kendala dalam hal aksesibilitas pengangkutan hasil bumi menuju pasar maupun pusat kecamatan. Solusi Mobilitas dan Peningkatan Ekonomi Petani Selama bertahun-tahun, jalur Malapau–Moradoa dikenal sebagai salah satu sentra perkebunan dan pertanian yang potensial di Desa Inegena.
Namun, minimnya infrastruktur jalan yang memadai seringkali menjadi hambatan utama bagi para petani dalam mendistribusikan hasil panen, baik saat musim panen tiba maupun dalam aktivitas perawatan kebun sehari-hari.
Dengan dimulainya pengerjaan JUT ini, Kades Wilfridus Welo Ngala berharap mobilisasi petani dan pengangkutan komoditas pertanian akan menjadi jauh lebih cepat, murah, dan efisien. "Pembangunan Jalan Usaha Tani Malapau–Moradoa ini adalah wujud nyata kehadiran pemerintah desa dalam menjawab keluhan serta kebutuhan dasar para petani kita. Kami ingin memastikan bahwa Dana Desa benar-benar dirasakan manfaatnya secara langsung untuk mendongkrak perekonomian masyarakat desa," ujar Wilfridus.
Pengawasan Transparan dan Libatkan Swadaya Masyarakat Pengerjaan proyek jalan ini tidak hanya bertujuan mempercepat pembangunan fisik, tetapi juga memberdayakan warga lokal melalui skema padat karya tunai desa (PKTD).
Langkah pelibatan masyarakat ini diapresiasi oleh warga setempat karena selain mendapatkan upah tambahan untuk menopang ekonomi keluarga, mereka juga memiliki rasa memiliki (sense of belonging) terhadap infrastruktur yang sedang dibangun.
Pemerintah Desa Inegena juga berkomitmen untuk melaksanakan pembangunan ini secara transparan dan akuntabel. Papan informasi proyek telah dipasang di lokasi agar masyarakat dapat memantau langsung penggunaan anggaran serta progres pengerjaan di lapangan.
Harapan ke Depan Dengan terbangunnya akses Jalan Usaha Tani Malapau–Moradoa di tahun 2026 ini, Pemerintah Desa Inegena optimis produktivitas pertanian warga akan meningkat tajam. Biaya operasional dan transportasi yang selama ini dikeluhkan petani dapat ditekan seminimal mungkin, sehingga bermuara pada peningkatan kesejahteraan taraf hidup masyarakat Desa Inegena secara keseluruhan.


